Advertisements
no comments

Aturan Ganti Suara Klakson Kendaraan

Adhikarta.net – Pernah ndak kalian nemuin kendaraan pribadi dengan suara klakson yang tidak seperti biasanya?. Ya mungkin dari kalian pernah menemui hal seperti ini. 

Nah saya sendiri juga sering ketemu model beginian. Sepeda motor pribadi kok dipasangi suara klakson yang menyerupai suara klakson patwal ataupun suara yang sangat keras, kan pengendara lain jadi kagok. Haftt jadi agak kesel dengan pengendara begini. 

Lantas ada aturannya gak sih memodifikasi klakson kendaraan? Ya tentu ada aturannya lah lek, dan gak boleh sembarangan juga. Hal ini juga dijelaskan diakun instagram Kementrian Perhubungan, kamu bisa cek di @kemenhub151.

Suara klakson tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 55 Tahun 2001 pasal 39 & 69.

Aturan tersebut tertulis bahwa klakson harus mengeluarkan bunyi & dapat digunakan tanpa mengganggu konsentrasi pengemudi. Suara klakson paling rendah yakni 83 desibel dB (A) dan paling tinggi 118 desibel dB (A).

Berikut caption pada postingan instagram Kementrian Perhubungan.

 “#KawulaModa, suara klakson yang terlalu nyaring sehingga memekakkan telinga, dapat menganggu konsentrasi pengendara jalan lain. Ini membahayakan. Keterkejutan yang tiba-tiba, bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas, Selain itu, kebisingan klakson juga mengusik ketenangan lingkungan. Lebih baik, bunyikanlah klakson bila benar-benar diperlukan,”.

Yah sudah cukup jelas kan? Yaudahlah pakai klakson bawaan pabrik aja. Lebih aman dan fungsinya juga maksimal. 

Advertisements

Reply

%d blogger menyukai ini: