no comments

Cara Bayar Pajak Kendaraan Melalui E-Banking

Cara Bayar Pajak Kendaraan Melalui E-Banking

Adhikarta.net – Cara Bayar Pajak Kendaraan Melalui E-Banking. Kini untuk membayar pajak kendaraan bermotor semakin mudah dengan adanya fasilitas E-Banking.

Nah dengan begitu anda bisa baya melalui ATM, Internet Banking, Sms Banking, serta Mobile Banking. Jadi anda tidak perlu repot-repot mendatangi loket samsa guna membayar pajak.

Lantas bagaimana mekanisme atau cara bayar pajak melalui E-Banking? Simak berikut ini:

Mekanisme bayar pajak lewat E-Banking

Yang pertamana yakni, setelah memasukkan kode pin bank anda pilih menu pembayaran PKB (pajak kendaraan bermotor.

Selanjutnya masukkan nomor kendaraan bermotor, nah pada plat motor kan ada hurufnya, huruf tersebut nanti anda rubah menjadi angka. Misalnya plat anda AB 2345 CC menjadi 010223450303. Rumusnya begini, Huruf A yakni 01, huruf B yakni 02, huruf C yakni 03, huruf D yakni 04, dan seterusnya.

Baca juga: Mengenal lebih dekat dengan E-tilang, E-samsat, dan SIM Online

Langkah selanjutnya yakni, database bank akan memverifikasi dengan data base regident menggunakan kunci tanggal lahir atau NIK (nomor Identitas Kendaraan).

Selanjutnya apabila nomor kendaraan bermotor tidak memenuhi persyaratan pengesahan STNK, sistem bakal menolak pengajuan tersebut.

Dan yang terakhir, struk bukti pembayaran segera dibawa ke kantor pelayanan di Samsat untuk selanjutnya di lakukan pengesahan STNK.

Syarat untuk melakukan pembayaran melalui E-banking

  1. Wajib pajak harus mempunyai data Nomor Identitas Kendaraan (NIK) yang sama dengan kendaraan serta data pada bank.
  2. Pajak kendaraan yang ingin dibayarkan belum masuk jatuh tempo hingga satu tahun.
  3. Nopol (Nomor Polisi) yang akan di daftarkan tidak dalam kondisi diblokir.
  4. Pembayaran dengan E-Samsat hanya di tunjukan untuk bayar pajak tahunan, bukan untuk perpanjang lima tahunan.
  5. Nomor polisi hanya bisa dilakukan perpanjangan setelah jatuh tempo 60 hari.

Nah semakin mudah bukan? Berikut pernyataan Kapolri mengenai aplikasi atau sistem E-Samsat, “E-samsat juga merupakan salah satu permasalahan di kepolisian, layanan publik, calo banyak serta komlain koruptif juga banyak. Tapi dengan adanya E-Samsat maka bayarnya bukan langsung ke loket, Nanti bayarnya setelah mendapat kartu dapat tiket online tadi dapat nomornya dia langsung bayar di bank”.

Tito juga menambahkan, “Ini semua berkat kerja sama dengan bank, bank BNI serta BRI sudah main nanti ada beberapa daerah kita ikut sertakan, sebab ini merupakan PNPB yang cukup besar salah satu penyumbang pendapatan asli daerah. Untuk di Jakarta nomor satu yakni dari Samsat, dari pajak kendaraan, ini merupakan uang besaryang saya kira bisa di manfaatkan“.

No Responses

Reply

%d blogger menyukai ini: