Advertisements
no comments

Legenda Yamaha Beri Pesan Pada Marquez Untuk MotoGP 2017

Adhikarta.net – Siapa yang tak kenal Legenda Yamaha di ajang balap kelas Premier ini. Yap dia adalah Wainey Rainey, baru-baru ini dia memberi pesan penting kepada rider Repsol Honda, Marc Marquez, supaya tetap bisa menjadi juara di MotoGP 2017 meskipun tidak memiliki motor terbaik.

Marc Marquez harus memahami bahwa dia tak akan mempunyai motor terbaik setiap tahun, dan saat ini Yamaha terlihat lebih kompetitif jika dibandingkan dengan Honda. Dia harus membalap dengan cerdas, dan yang harus dia lakukan yakni bisa finish di setiap balapan,” ujar Rainey dikutip dari Bola.com.

Mari kita sedikit flashback pada MotoGP 2016. Nah kala itu Marquez balapan motornya juga tidak sempurna. Tapi dia berhasil menjadi Juara karena tampil konsisten dibandingkan para pesaingnya.

Pada GP 2016, Baby Alien hanya sekali crash yang mengakibatkan ia gagal finish. Namun itu tidak menjadi masalah, sebab ia telah mengunci gelar juara dunia MotoGP 2016.

Nah untuk musim 2017 ini, Marquez sudah sekali gagal finish yakni pada GP Argentina. Dan saat ini ia berada di posisi ke tiga meskipun menang di GP Austin, minggu (24/4/17).

Sementara itu, di puncak klasemen sementara di tempati pembalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi. Hal ini Rossi dapat karena saat ini dialah pembalap paling konsisten yang selalu naik podium.

Sedangkan Vinales yang dua seri awal selalu keluar menjadi pemenang. Saat ini ia berada di posisi ke dua setelah gagal finish di GP Austin, America Serikat.

Rainey pun menambahkan, “Marc tidak boleh memikirkan Vinales, Jika dia terus memikirkan Vinales, maka semua selesai. Dia tidak akan pernah bisa bangkit,” tutur Rainey.

“Marc hanya perlu melakukan yang terbaik. Apabila pembalap lain menang, dia harus menerimanya. Dia (Marquez) telah tampil maksimal dan bisa mencoba kembali di balapan selanjutnya. Melakukannya memang tidaklah mudah, apalagi dia masih muda. Pembalap muda biasanya kerap kali ingin membuktikan bahwa dirinyalah yang terbaik. Tapi untuk level MotoGP itu sangat tinggi, seorang pembalap harus bisa menerima kekalahan,” tambahnya.

Advertisements

Reply

%d blogger menyukai ini: