Advertisements
no comments

Duh… Gajian Masih Lama Yo, Dompet Wes Kayak Kopiah meneh, wkwk…

Adhikarta.net – Mengatur keuangan bagi pegawai pada akhir bulan nampaknya menjadi momok yang tidak begitu menakutkan kalau kita pintar mengaturnya. Biasanya pada akhirnya bulan keuangan semakin menipis karena tergerus pengeluaran di awal bulan. Ya to?

Apabila mengalami hal demikian, berarti kita harus memeriksa kembali semua pengeluaran. Kebutuhan hidup memang banyak, namun uang harus diatur dengan baik agar hidup selama sebulan tercyduk ehh terselamatkan maksudnya.

Berikut ada beberapa cara untuk mengatur keuangan pada akhir bulan, supaya awet sampai gajian.

Tahan keinginan membeli pakaian

Yup pakaian memang penting, tapi kalau membeli hanya karena ingin mengikuti tren fashion bisa menjadi tidak penting. Wong ya lagi krisi kok gaya cah.. Intinya, selama pakaianmu masih layak pakai no problem kan? Toh kamu masih tetap sehat.

Buat Rincian Anggaran

Kalau mau kamu rinci sedemikian rupa ya silahkan, engak juga gpp, ngiro-iro ae sudah cukup nek iso low. Tapi kalau kamu memang pengen merincinya, bisa lakukan penekanan ke pengeluaran yang tidak penting. Dah gitu saja, apa yang penting dan apa yang tidak penting saya rasa kamu sudah taulah.

Hati-hati dengan pengeluaran kecil

Pengeluaran kecil? Maksudnya? Yup seperti jajanan murah, barang diskon hingga biaya parkir bisa juga low jadi penyebab utama kantong kebol pada tengah bulan. Lowww kok peritungan to? Lha rumangsamu..!??

Secara psikologi, saat melihat barang murah justru membuat jadi tidak segan untuk mengeluarkan uang. Dan tanpa terasa pengeluaran kecil semakin tinggi dan tidak terkontrol, yo misale sampean beli rokok eceran, trus tuman… sue-sue lagi kroso kan… Maka dari itu untuk mencegah pengeluaran membengkak tentu perlu membuat daftar belanja bulanan dan mengurutkannya berdasarkan skala prioritas.

Eliminasi pengeluaran yang tak esensial

Duhh bahasa opo iku.. Nah pengeluaran yang tidak esensial yakni pengeluaran yang tidak wajib dikeluarkan untuk hidup sehari-hari. Kalau sering menghamburkan uang untuk makan junk food, rokok, atau kegiatan lain yang tidak sehat, kamu bisa coba untuk menguranginya atau kalau bisa benar-benar menghilangkannya.

Nah cara ini saya pernah mau coba menghilangkannya tapi kok angel ya? Mungkin kurang niat atau kurang ngajar kayak yang baca wkwk pisss brooh…

Dahlah itu saja sedikit curahan-curahan bukan dari hati saya, semoga bisa menadi manfaat. Kalau ada manfaatnya loh ya, ambil positifnya simpan negativnya, lohhh gimana to?

Advertisements

Reply

%d blogger menyukai ini: