Advertisements
no comments

News: Muncul Letupan Api di SPBU Salatiga, Karena Knalpot Motor Tidak Standar????

Adhikarta.net – Terjadi sebuah peristiwa dimana sepeda motor memicu letupan api ketika hendak mengisi bahan bakar di SPBU Tingkit di Salatiga, Jawa Tengah, Minggu pagi (22/4/2017). Tiga orang terluga dalam insiden ini.

Nah, peristiwa ini berasil terekam kamera di SPBU tersebut yang kemudian di unggah ke Instargam. Dalam akun instagram @suara_salatiga tersebut menjelaskan bagaimana kronologi kejadian tersebut, seperti berikut ini.

“Pom bensin Tingkir. Lokasi terjadinya letupan api pom bensin Tingkit pada hari minggu (23/4) di Tingkir Kota Salatiga. Kejadian ini sekitar jam 7:30 pagi tadi. Kronologi waktu pengisian bak tampung bbm oleh truck pertamina. ada konsumen yg dtg hendak isi bbm. dg menggunakan motor berkenalpot yg tidak standart yg mengeluarkan percikan api, sehingga menyulut letupan di bak tampung bbm. #infosalatiga”.

News: Muncul Letupan Api di SPBU Salatiga, Karena Knalpot Motor Tidak Standar????

Letupan api di SPBU Salatiga, video klikĀ @suara_salatiga

Lantas benarkah karena knalpot tidak standar bisa memicu letupan api seperti kronologi yang dijelaskan di atas? Nah, Pada dasarnya munculnya letupan atau nembak bisa terjadi karena dua faktor. Pertama, terjadi pembakaran yang tidak sempurna. Kedua, karena penggunaan knalpot yang tidak standar.

Ade Rohman selaku Assisten Manager Technical Training Daya Adicipto Motora (DMA), main dealer sepeda motor Jawa Barat, seperti dikutip dari okezone.com, menjelaskan, bahwa insitlah nembah atau timbulnya letupan biasanya terjadi pada motor yang telah dirubah pada sistem pembakarannya, terutama bagian koil atau busi.

“Kalau motor yang masih dalam kondisi standar, jarang sekali nembak. Motor yang fuel injection – karburator pun sebenarnya kalau dibiarkan saja sudah stabil pembakarannya. Karena pembakaran dari spul ke CDI masih standar, saya rasa tidak mungkin (nembak),” Papar Ade.

Maka dari itu, ia menilai bahwa motor yang mengalami hal itu (nembak) telah mengalami perubahan terkait dengan perangkat yang berkenaan dengan sistim pembakaran. Yang menjadi sorotan adalah pada bagian busi.

Ia menambahkan, penyebab lainnya adalah karena knalpot yang tidak standar. Knalpot bisa juga menyebabkan letupan yang yang memicu adanya api. Terutama knalpot yang mempunyai panjang dibawah standar yang ditentukan pabrik.

“Kalau knalpot tidak standar, bisa jadi silincer dan katalisatornya sudah tak ada. Apa lagi kalau knalpotnya pendek, karena ada proses pembakaran di engine, pasti ada api. Karena ada hawa panas ditambah lagi ada pemicu diluar knalpot, yakni bahan bakar, bisa saja terjadi (muncul api besar),” tambahnya.

Kemudian ade juga mencontohkan, knalpot yang biasa dipakai pada balapan yang kerap kali muncul letupan api. Letupan itu bisa terjadi karena adanya jalur pembuangan yang terpotong akibat terlalu pendeknya knalpot.

Nah kalau balapan, biasanya kita bisa melihat keluar api dari knalpot. Normalnya, kan ada tiga tahap pembuangan knalpto diantaranya:

  1. Proses di katalisator untuk membuat gas karbondioksida (CO2)
  2. Gas pembuangan masuk ke muffler dimana ada beberapa tahapan yang harus dilewati
  3. Di muffler ada beberapa tahapan, digas buang ada perputaran, masuk ke sekat pertama, kedua, dan terakhir baru keluar.

Nah, maka dari itu masbro, kalau knalpotnya pendek maka semua proses diatas untuk keluar menjadi tidak sempurna. Maka hal inilah yang menimpulkan knalpot nembak. Blar-blar…

Kurang lebih seperti itulah, bagaimana menurutmu masbro…? Salam satu aspal brather.

Advertisements

Reply

%d blogger menyukai ini: